
Kediri-Benar-benar memukau atau magnificient. Kata itu yang dapat menggambarkan suasana di IKCC saat 13 kelompok akustik dari berbagai sekolah se-eks karisidenan Kediri melakukan penampilannya di putaran pertama. Diantara ke 13 penampilan tersebut ada satu yang menarik perhatian semua penonton. Yap kelompok akustik “Glory Morning” dari SMAN 1 Kediri.
Hanya dalam 15 menit saja, kelompok beranggotakan 11 orang dapat menyihir seluruh penonton. Hal yang sangat sulit untuk dilakukan oleh kelompok profesional sekalipun. Dengan membawakan lagu tradisional yaitu “Sinang Gatulo” dan “Manuk Dadali”, tidak hanya penonton saja yang memuji penampilannya, seluruh juri pun juga sependapat dengan memberikan pujian. Didukung oleh para suporter fanatiknya yang selalu setia mendukung wakil dari sekolahnya, kelompok Glory Morning menonjolkan bakatnya di bidang musik akustik.
“Mirip seperti Klantink yang ada di IMB” ujar salah satu penonton yang menyaksikan penampilan Glory Morning kemarin. Memang jika dilihat dengan seksama, penampilan mereka mirip dengan penampilan Klantink di IMB. Berbekal bakat alami dari masing-masing personil juga dilengkapi dengan musik yang sangat tight dan aransemen lagu yang menarik, tidak salah kelompok Glory Morning dibandingkan dengan grup Klantink di kontes IMB. Bahkan dengan umur yang masih belia, bukan tidak mungkin di masa depan bisa menyaingi Klantink.
Soal ditanya tentang kemungkinan untuk menang, Glory Morning masih belum mau berkomentar. “Yang penting kita bisa menghibur penonton, soal menang atau kalah kita serahkan ke juri aja” aku salah satu personel dari Glory Morning. Tapi menilik performa mengesankan yang ditunjukkan kemarin, Glory Morning diprediksi masuk ke Final. Malah bukan tidak mungkin mereka yang akan memenangkan lomba spektakuler ini. (h.i.t)
Labels: Akustik













